bingung
melebur membiru
sepekat
jiwa t’berdarah
bergumam
dalam khayal
entah
dimana; serasa hidupku penuh sandiwara
tak
bisa berbagi
rasanya
ingin berarti
letih
sudah mulai merangkak
merongrong
naluri nalar,
sendiri
dalam puisi
mencari
tahu langkah-langkah yang bijak
demi
cipta anak negeri
namun
tetap saja riang gembira bingung dalam gelap
menyapa
selembar kertas putih
hanya
sesekali berdamai lepas
Bangkalan,
02 April 2012
Dafir Falah



0 comments:
Post a Comment